Dear heart,
Bagaimana kabarmu? Masih sakit? Hmmmm, nanti
pasti sembuh kan yah? Sama seperti beberapa waktu yang lalu, dan
beberapa waktu sebelum yang lalu itu. Kau selalu sembuh, dan
sedihnya…selalu saja siap disakiti lagi. Maafkan aku yah.
Kalau
saja aku tidak menjatuhkanmu pada sosoknya, kalau saja aku tidak
terperosok jauh ke dalam cinta untuknya. Tetapi, penyesalan pun bukan
jalan keluar, they don’t even my style, terima kasih untuk selalu
mengerti, dear heart. You are the best.
Kita akan selalu saling
mendukung kan? Aku akan menemanimu di masa masa kritis ini, aku janji
akan menjagamu dengan sangat hati hati, sampai kau sembuh dan siap
untuk jatuh cinta lagi.
Kali ini aku berjanji, untuk cinta yang
nanti, akan lebih memakai rasio, mengurangi kadar perasaan dalam
mengenali cinta. Lebih banyak mencerna, agar tidak mudah terjengkang ke
dalam cinta semu.
Aku harap, kau tetap menjadi kau seperti sedia
kala, mencintai dengan murni, mencintai dengan sepenuh penuhmu hati.
Biar tugasku, dan isi kepalaku yang akan menyortir perasaan. Demi
keselamatan kita yah.
Dengan pelukan hangat,
Pemilikmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar