Rabu, 28 Maret 2012

mantan

kini semua hanyalah kenangan..
kenangan indah yang tak akan pernah kulupa..
awal tahun yang bahagia telah kulewati bersamamu..
ku lewati hariku yang penuh dengan canda-tawa,sedih,susah serta air mata bersama denganmu..
sampai kinipun selalu kuingat bayangmu, walaupun mungkin kini kau telah bersama dengan dia..
orang yang sangat engkau cinta kini..
aku harap kamu bisa merasakan apa yang kini sedang aku rasakan..
aku kangen sama kamu..
aku pengen melihat kamu, mendengar suara kamu..
walaupun hanya sekejap :( :(

kangen

AKUKANGENKAMUAKUKANGENKAMU
(baca kaliamat diatas secara perlahan)
Aku belum pernah mengucapkan kalimat itu secara langsung padamu dengan sungguh-sungguh.
Meskipun aku sungguh-sungguh merasakannya. Sejak pertama kita
kenal aku sudah sering mengatakan satu hal padamu. Aku bukan tipe orang yang
Mudah untuk berterusterang. Aku belum bisa mengatakan hal-hal semacam itu dengan gamblang dan gampang di hadapanmu, sambil menatap matamu. tapi satu aku selalu menunjukkannya lewat perbuatan. Perbuatanku padamu. Kamu tidak harus mendengarku mengatakannya, tapi lihatlah bahwa aku merasakannya.
Aku selalu berusaha untuk mengatakannya padamu, tapi lidahku terasa kelu. seperti cuplikan lagu boyband SM*SH yang sedang digandrungi saat ini “kenapa lidahku kelu …” apa kamu tau itu? aku selalu kesulitan bernafas ketika akan mengatakannya padamu. Hanya sebuah pesan singkat tertulis yang bisa aku sampaikan. Tapi pesan itu
Tertulis. Kamu tidak bisa mendengar bagaimana gugup nya saat aku mengatakannya. kamu tidak bisa melihat wajahku yang memerah saat mengucapkan kalimat singkat itu. Kalau kamu melihatnya, kamu pasti bisa tertawa geli melihat ku salah tingkah,
sepersekian detik setelah aku mengatakannya.
Dan sekarang, saat aku merasa aku akan sanggup untuk mengatakannya
padamu-karena aku sudah tidak kuat lagi memendamnya dan kamu tidak bisa
mendengarnya, kamu tidak memberiku cukup waktu untuk mengumpulkan kekuatanku sebentar saja. kamu terlanjur pergi. Dan aku tidak sempat mengucapkannya.
Aku menyesal belum sempat mengatakan kalimat itu dengan sungguh-sungguh padamu. dengar, lihat dan rasakan dengan hati mu.
aku kangen kamu

untuk sang mantan

Dear Mantan Pacar
Hey, gimana kabar kamu?
Aku tidak pernah berani menanyakan pertanyaan sederhana ini, secara langsung ke kamu. Aku tahu betapa banyak luka yang aku tinggalkan di hatimu.
Percayalah, aku juga merasakan hal yang sama. Luka yang sama perih dan
dalamnya. Aku tahu betapa bencinya kamu denganku sampai memutuskan untuk menjahit mulutmu daripada harus berbicara denganku.
Hari ini aku menyapamu karena aku ingin kamu tahu kamu adalah bagian penting
dari hidupku. Kamu pelajaran berharga yang nggak akan aku dapatkan dari
siapapun. Untuk setiap tawa dan air mata yang kamu berikan, aku ucapkan terima
kasih. Tanpa kamu, aku nggak akan pernah belajar untuk kuat.
Kalau kita bertemu suatu hari nanti, aku harap kamu tak akan diam seribu bahasa,
karena aku akan sangat senang hati mengobrol denganmu. Seperti dulu, jauh sebelum kita mengucap cinta. Saat kita masih pacaran.
Kamu tahu ga? aku kangen kamu.
Kangen jadi sahabat kamu seperti dulu. Dan kalaupun keadaan tidak bisa menjadi seperti semula, kamu tetap mantan pacar yang baik buatku. Kita pernah baik dan aku harap begitupun nantinya.
Jadi, apapun jalan hidupmu saat ini, semoga sukses buat kamu. Kalau kita
bertemu nanti, aku akan beranikan diri menanyakan langsung, “Apa kabarmu?”.
Aku tahu kamu pasti sudah bahagia, begitu pun dengan aku.
Oh ya, salam buat pacarmu, ya. I love seeing you both happy and this time I pray that it’ll last forever.

ku mohon

Ku mohon engkau merubahnya..
Ku yakin kau mampu..
Membuat segalanya jadi indah..
Bulan malam aku mohon
sampaikanlah..Ucapkanlah..bisikkanlah..
padanya..
Aku hidup untuk cintanya..
Untuk selama-lamanya..
 

tanpa judul

Hi…
AKu kaku mengetikkan surat ini, baru kali ini aku membuat surat kepada seseorang yang aku sayangi . . .
Pertama, tak terlalu bodoh rasanya untukku mengucap salam rindu dari hatiku, sungguh betapapun aku bisa selalu mendengar suaramu, melihat wajahmu di Foto  jujur saja aku akan terus merindumu. apalagi malam ini, aku menulis sambil mendengarkan suaramu, ahhh …, andai suara itu ada disebelahku.
Kedua, Aku tahu kamu sangat suka kopi, meski akhir – akhir ini kamu mengurangi jatah kopimu, aku tak tahu mengapa, tapi bagiku Kau tetap suka kopi. demi hal itu aku rela memesan segelas kopi dan meneguknya seraya menulis surat ini. walau sebenarnya aku takut kalau malam ini aku tak bisa tidur cepat, karena besok pagi, pagi – pagi benar aku harus berada dikampus untuk .menjlankan aktivitas sehari-hari ku.
Aku terlalu gugup untuk menulis surat pertama ini, jujur, sebelum ini belum ada wanita yang memaksa hatiku untuk menulis surat cinta untuknya . . . tapi kamu, tanpa kau suruh aku telah menulisnya.
Terakhir, aku ingin kamu tidak membaca surat yang sangat berantakan ini sayang, tapi bila kamu baca, inilah ungkapan hatiku . . .

surat cinta

Dear heart,

Bagaimana kabarmu? Masih sakit? Hmmmm, nanti pasti sembuh kan yah? Sama seperti beberapa waktu yang lalu, dan beberapa waktu sebelum yang lalu itu. Kau selalu sembuh, dan sedihnya…selalu saja siap disakiti lagi. Maafkan aku yah.
Kalau saja aku tidak menjatuhkanmu pada sosoknya, kalau saja aku tidak terperosok jauh ke dalam cinta untuknya. Tetapi, penyesalan pun bukan jalan keluar, they don’t even my style, terima kasih untuk selalu mengerti, dear heart. You are the best.
Kita akan selalu saling mendukung kan? Aku akan menemanimu di masa masa kritis ini, aku janji akan menjagamu dengan sangat hati hati, sampai kau sembuh dan siap untuk jatuh cinta lagi.
Kali ini aku berjanji, untuk cinta yang nanti, akan lebih memakai rasio, mengurangi kadar perasaan dalam mengenali cinta. Lebih banyak mencerna, agar tidak mudah terjengkang ke dalam cinta semu.
Aku harap, kau tetap menjadi kau seperti sedia kala, mencintai dengan murni, mencintai dengan sepenuh penuhmu hati. Biar tugasku, dan isi kepalaku yang akan menyortir perasaan. Demi keselamatan kita yah.

Dengan pelukan hangat,
Pemilikmu

harapan

Seraya hidup tak menentu
mengharapkan orang yang tak mungkin aku sentuh
karena diantara kita tidak ada janji yang utuh
untuk membuat kita bersatu

mungkin itu cuma mimpi seorang yang malang
malang karena kekasih tak kunjung datang
memang hati kita terbentang
pasti ini membutuhkan perjuangan yang panjang

aku yakin suatu hari nanti
hati kita pasti akan menyatu abadidengan cinta yang murni
tanpa ada rasa sesal di hati.


penyesalan

sesal yang kurasakan saat ini. . . .
  sesalyang kupikirkan saat ini. . . .
Sesal yang membuat ku tak berdaya. . .
Sesal yang membuat ku diam bagaikan tak bernyawa . . .

Ku cuma bisa meratapi ini semua. . .
ku cuma bisa menangisi ini semua. . .
Ku cuma bisa duduk termenung dengan penuh penyesalan. . .

penyesalan yang telah membuatku hancur. . .
penyesalan yang telah membuat hatiku hancur. . .

Kamis, 22 Maret 2012

Ku Relakan Bahagia ku Demi Sahabat Ku

Pagi itu, aku terbangun dengan mata yang sembab dan membengkak. Semalam aku menangis di kamar sampai ketiduran. Entah berapa lama aku berderai air mata. Yah, aku baru saja mengalami kejadian yang membuat aku begitu sakit. Seorang cowok yang tanpa sengaja masuk dalam kehidupanku kini malah menghancurkan semuanya......

Aku mengenal Dimas dari Santi,teman dekatku. Kebetulan tiap malem Dimas latihan silat di samping ponpes tempat ku mengaji kala malam hari. Awalnya aku biasa aja dengan kehadirannya. Ga ngefek sama sekali. Tapi hari-hari berikutnya Dimas memulai kedekatan kami dengan sekedar menitip salam padaku. Ga ada yang spesial memang. Tapi hari-hari ku kini mulai terasa indah dengan keberadaanya.

Hanya saja kebahagiaan itu tak berlangsung lama. Disaat aku mulai menyukainya, tak ku sangka Dimas malah nembak Santi. Aku bener-bener ga tau harus berbuat apa. Tentu saja aku tak bisa menyalahkannya karna ini memang hak mereka. Aku mencoba  ikhlas dengan hubungan mereka. Aku berusaha tegar dan mendukung hubungan mereka meski sebenarnya hati ku begitu sakit. Itu semua aku lakukan karna aku masih menghargai Santi sebagai shbat ku. Aku memilih mengalah daripada harus kehilangan sahabat ku hanya karna seorang cowok. Meski hati kecil ku masih tetap mengharapkan Dimas.

Meski pacaran ama Santi,tapi nyatanya tetep aja Dimas ga pernah absent menghubungi ku. Entah sms atau pun telpon. Aku bingung harus bersikap gimana. Karna rasa ikhlas ku lah yang kini menuntunku untuk tetap berhubungan dengan dimas. Jujur saat itu aku benar-benar  telah merelakan Dimas.

Jadi apa salahnya jika aku menerima telpon dan smsnya. Sayangnya pikiranku masih terlalu cetek untuk menyikapi hal itu.  Tentu saja kedekatanku dengan Dimas yang telah ku anggap “teman” itu membuat Santi cemburu. Ia mengira Dimas selingkuh. Dan aku lah selingkuhannya! Kini antara Aku dan Santi serasa ada pemisah yang membuat kami tak lagi bisa seakrab dulu. Ada rasa canggung saat kami ngobrol,seperti orang yang baru kenal.

Hampir  2 tahun lamanya aku tak pernah bertemu lagi dengan Dimas sejak saat itu. Ia tak pernah lagi menghubungiku,atapun Santi. Dimas seperti menghilang di telan bumi. Akupun perlahan bisa menghapusnya dari ingatan ku dan Santi juga telah kembali seperti sedia kala,meski sekarang ia agak tertutup soal cowok.

Kini hari-hari ku semakin berwarna setelah berhasil lolos seleksi dan masuk di SMK favorit di kota ku. Yah,menjadi anak baru tentunya bukan hal yang gampang. Karna aku termasuk anak yang sulit beradaptasi. Aku terlalu cuek dengan apa yang ada di sekitar ku. Namun kini aku telah memiliki beberapa teman akrab.

Tapi hanya satu yang kurasa telah benar-benar akrab. Namanya Putri. Dia temen sebangku ku. Anak nya cukup asyik, meski terkadang ada saat-saat dimana  aku merasa muak padannya. Ada bberapa sifatnya yang tak ku suka. Dia terlalu pede dan kalo ngomong ato ngpapa’’in asal jeplak aja!uukh..yang paling bikin aku sebel saat bersamanya, ngeliat cowok ganteng dikit aja langsung dah tuh kaya ikan kena pancingan. Klepek-klepek ga jelas! Mending kalo di niatinama satu cowok. Nah ini.. tiap ada cowok selaluu aja tingkahnya gtu. Bikin aku tambah mual. Tapi mo diapain juga dia tetep temen terbaik ku(untuk saat ini).

Entah mimpi apa yang ku dapat semalem, pagi itu aku shock setengah mati denger cerita putri soal cowok barunya. Cowok itu... Dimas!! Dimas yang ku kenal bberpa tahun lalu. Yang telah hilang dari kehidupanku setelah menorehkan luka di hati ku. Aku tak habis pikir! Aku memang telah mengenalkan putri pada temen ku yang posisinya juga sbg temen deketnya Dimas.  Tapi aku ga pernah mikir semua ini bakal salah alamat. 

Justru Dimas lah yang kini berpacaran dengan putri. Oh god!! Semoga waktu sedang bercanda..! aku ga mau kejadian itu terulang kembali. Aku takkan sanggup jika harus mengulangnya. Berpura-pura tegar seperti dulu. Aku muak!! Tapi kenyataanya kini,mereka memang pacaran. Tak ada yang bisa ku lakukan selain merelakan mereka. Sama seperti yang ku lakukan dulu. DEMI SAHABAT,!!  T,T

Cerpen Cinta 2012 : Saat Cinta Tlah Terbagi

Nama ku chindy….aku remaja ingusan 19 tahun yang udah ngalamin cobaan2 yang aku rasa berat….singkat cerita nih,ayah aku tu seorang pengusaha sangkar burung yang sukses banget tapi di awal tahun 2006 beliau bangkrut,di khianatin sama teman kerjanya.MIRIS!!! setelah itu,beliau mencoba bangkit dari keterpurukannya dan mencoba tes buat jadi karyawan swasta.dan ternyata lolos.ayahku mulai bekerja menjadi kryawan sebuah kantor swasta dengan gaji yang lumayan banyak lah cukup buat hidup sehari2.tapi….setelah beliau bekerja di sana beliau jadi terlibat perselingkuhan,aku berkata begini karena aku menyaksikannya 

sendiri.singkat cerita juga ibu aku gak terima di perlakukan seperti itu,dan naas nya ibu ku malah membalas dengan perselingkuhan pula.beliau mulai berani jalan dengan teman laki2nya..bahkan aku pernah dengar dia masuk hotel dengan salah satu teman laki2nya.bisa di bayangin betapa hancurnya hati aku??sakitt banget kalo aku gak punya iman mungkin aku udah melakukan hal2 yang menyesatkan.tapi bersyukur aku masih bisa mengontrol diriku.intinya keluarga aku RUSAKKK 

Saat aku mengalami keterpurukan ku yang luar biasa ini seorang laki2 datang menawarkan kasihnya padaku,namanya vincent usianya 2 tahun di atasku.dia begitu sabar terhadapku….dan juga terhadap keluargaku.Kami mulai menjalin hubungan 1 oktober 2009 jam 10:41…aku sangat mengingatnya.betapa bahagianya aku hari itu.Hari berganti hari,tahun berganti tahun tidak terasa hub kami sudah 2 tahun…banyak sekali ujian bagi hubungan kami ini.tapi semua itu mampu kami lewati karna besarya cinta kami.tapi tidak untuk masalah yang kali ini 

Yaaa…. Orang ke-3…sejak vincent pindah tempat kerja dia mulai berbeda.ada seorang cewek yang aku tahu namanya Tisya.awalnya Tisya yang ngejar2 vincent.setahu aku vincent ituorangnya gak mudah tertarik sama cewek tapi ternyata aku salah.suatu ketika aku membuka hape nya vincent ada beberapa sms dari Tisya
Tisya mesagge::Sayang abis ini aku melucur ke kafe tunggu aku ya sayang.lalu aku buka balasan sms vincent ke tisya aku berharap balasan itu tidak ada.tapi ternyata ada.aku buka pelan2… 

Vincent mesagge::Iya sayyanggkuuu aku tunggu ya..muach……Ya Tuhan kaget banget aku.aku tanya pelan2 sama vincent “sayang ini maksudnya apa??kok kamu manggilnya sayang2 sih ke tisya”aku lihat sorot mata gugup dari mata vincent.tapi dia mencoba menjawab setenang mungkin.”ya ampun kok bisa sih padahal aku gak bales sms dia lho sayang..ohh ini pasti ulahnya si Dikko,dia emang usil banget sayang suka baca2 sms aku gitu.beneran deh yank bukan aku yang balesin masa kamu gak percaya sih sama aku?”terpaksa aku mempercayainya.tapi tidak 100%..singkat cerita aku mulai menyelidiki hubungan mereka.dan ternyata memang benar mereka ada hubungan!! 

suatu ketika ada seorang cewe yang ngasih tau aku.kalo vincent sering ngasih cokelat ke tisya kalau tisya marah.padahal kalau aku yang marah vincent malah balik marah ke aku.merasa tidak adil,kenapa harus terjadi yang seperti ini apa kurangnya aku ke vincent.aku gak pernah nuntut macem2 sama vincent tapi kenapa dia bisa tega sama aku.lalu aku mulai add facebook teman2 kerja vincent.aku mau telusuri foto2 mereka dan ternyata banyak sekali foto mesra mereka,di kafe,mall,bahkan di pantai pun ada.bisa kalian bayangin kan gimana rasanya. 

Sabtu sore sepulang kerja aku ajak vincent ke taman buat bicaraain ini baik2.dan akhirnya vincent mengaku kalau memang dia menyayangi tisya,dia cinta sama tisya,dan gak bisa untuk lebih miilih salah satu antara aku/tisya.Vincent nangis dan memohon untuk di beri kesempatan.dia minta waktu untuk dia bisa melupakan Tisya.aku menurut saja karna aku sangat mencintai Vincent.Setiap malam aku berdoa buat hubungan ini.aku minta yang terbaik untuk hubungan aku dan Vincent.Tapi Tuhan menjawab lain.semakin hari vincent malah semakin berani dengan hubungannya bersama Tisya….Aku sering denger dari teman2ku kalau mereka bertemu vincent dan tisya di tempat2 umum berduaan.itu udah menunjukkan betapa beraninya mereka. 

tapi aku juga tidak tahu harus berbuat apa.Vincent tidak mau melepasku tapi aku tersiksa dengan keadaan seperti ini.lalu aku merhttp://www.blogger.com/blogger.g?blogID=810689655235390019#editor/target=post;postID=1442691166125807570enungi kejadian ini.semua kembali ke aku.Ayah dan ibuku saling mengkhianati dan berselingkuh…akhirnya anak yang jadi korban.mungkin seperti inilah perasaan suami/istri selingkuhan ayah dan ibuku.aku baru masa pacaran bagaimana dengan mereka yang sudah menikah dan mempunyai anak.betapa sakitnya hati mereka.kalau sudah seperti ini siapa yang harus di salahkan??Tidak ada!!semua terjadi dengan sendirinya.akan selalu begitu.dan saat ini aku memutuskan untuk keluar dari semuanya.lebih mendekatkan diriku pada Tuhan.berharap Tuhan pulihkan hidupku dan juga keluargaku.satu hal yang harus kita pegang HUKUM KARMA MASIH BERLAKU….. 

Brbuat baik pada siapa pun.dan menjaga kesetiaan itu penting.Aku sudah mengalaminya.pedih sekali,sekecil apapun perbuatan kita pasti ada balasannya…Tentang aku dan Vincent kami masih bersama tapi aku bertekad aku pasti keluar dari semua ini.hidup ku tidak hanya untuk menanti kesetiaan seorang playboy.karena aku percaya Tuhan sudah sediakan jodoh terbaik buat aku.ayah dan ibuku masih belum berubah.tetap pada perbuatannya….Tapi suatu saat mereka pasti sadar dan bisa menjadi orang Tua yang terbaik untukku dan adikku.kisahku mungkin sederhana.tapi aku berharap ini bisa menjadi inspirasi untuk orang di sekitarku….untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi…

Cerita Cinta Romantis : Dilema Asmara Dua Dunia

Akhirnya aku tiba juga di sebuah pantai Tanjung gundul, sebuah pantai yang terletak di Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat. Pantai ini amat indah dan amat eksotik, selain banyak terdapat pohon-pohon kelapa yang tinggi, Kuliner laut, dan berbagai macam hewan pantai lainnya.


Ya, Hari ini aku ingin melakukan refreshing. Agar aku mendapatkan ide-ide yang bagus untuk novelku. Aku tak dapat menemukan ide – ide yang baik ketika aku berada di kota. Sebab suasana di kota amat terasa ribut, dan membuatku amat terasa risih.


Sebenarnya ini adalah kali kedua bagi diriku bermain di pantai ini. Sebelumnya sekitar tiga tahun yang lalu, tepatnya ketika aku duduk di bangku SMU dalam rangka kegiatan kepramukaan.


Jujur, kuakui aku telah berkunjung ke berbagai pantai di seluruh Indonesia, bahkan aku pernah mengunjungi pantai Kuta di bali, Parangtritis di Jogja. Entah kenapa aku malah jatuh cinta akan pantai tanjung gundul ini.

Pantai bagiku adalah suatu tempat yang indah, dimana banyak pohon-pohon kelapa dengan daunnya yang menari di tiup angin. Suara gemuruh ombak menyanyikan simfoni kehidupan, burung-burung diudara yang tak kumengerti bahasanya namun kupahami maksud pembicaraanya. Karena mereka membicarakan alam yang begitu indah. Hal ini tidak pernah kutemui di tempat lain Kota misalnya, atau gunung misalnya. Karena aku tidak begitu suka melakukan penjelajahan gunung. Seperti biasa setiap Aku berada dipantai, aku selalu pesan kamar di sebuah penginapan kecil yang tak jauh berada lokasinya disekitar pantai.

------oooOOOooo-----

Malam harinya, aku berjalan di tepian pantai, karena aku ingin merasakan hembusan angin malam dan suara gemuruh ombak yang seolah-olah memanggil namaku. Mungkin dengan cara inilah aku bisa menemukan ide-ide yang cemerlang untuk karya sastraku.
Ketika aku berjalan di tepian pantai secara tanpa kusadari aku melihat sesosok wanita cantik, wanita itu bermain-main air di tepi laut.

“Ah, siapa itu” begitulah pikirku kala itu
“Mungkinkah dia adalah sosok makhluk halus penunggu pantai ini ?”
Jujur saja, Aku tak begitu percaya dengan cerita-cerita Hoax seperti munculnya kuntilanak, Pocong, dan lain sebagainya yang bisa membunuh manusia, aku hanya percaya bahwa mereka adalah makhluk lain selain manusia, mereka adalah jelmaan dari Jin. Seperti hewan biasa, atau seperti manusia mereka tidak akan membunuh atau menyakiti manusia seandainya mereka tidak disakiti. Atau mungkin saja dia adalah salah satu anggota rombongan mahasiswa yang sedang melakukan perkemahan di pantai tanjung gundul, mengingat selain diriku terdapat sebuah rombongan mahasiswa yang melakukan perkemahan di pantai itu.

Dengan keyakinan seperti itulah aku memberanikan diri untuk mencoba berkenalan dengannya
“Ehm, Mbak maaf ini sudah malam mengapa masih bermain di pantai seperti ini” tanganku mencolek lengannya
Wanita berbaju hijau dan memiliki senyum yang manis itu lantas berkata
“Ah, gak kok, biasalah sedang mencari keong”
“Mencari keong kok malam-malam, gak takut ya dijepit kepiting, takutnya bukan keong yang dapat malah kepiting, boro-boro kepiting kalo dapatnya ikan hiu yang terdampar gimana, bukannya lebih enak kalo mencarinya siang hari”
Wanita itu hanya tersenyum

“Oh ya kenalkan namaku Carlos Widyanata, tapi aku lebih sering dipanggil Bobo, karena aku sering baca bobo” candaku
“Namaku Dian” jawabnya singkat

------oooOOOooo-----

Matahari baru saja bangun dari tidurnya, seiring suara bunyi ayam yang berteriak membangunkan jiwa yang terlelap, menandakan hari ini telah pagi.
Sebagian orang mungkin masih terbuai dengan alam mimpinya, sebagian orang mungkin telah tersadar dari mimpi yang bersifat semu. Mungkin aku termasuk pada pilihan kedua. Karena aku baru saja terbangun dari mimpiku.
Seperti biasa setiap aku bangun pagi, aku selalu melakukan senam pagi, Lari-lari kecil disekitar pantai. Ya hal ini bertujuan untuk tubuhku, agar tubuhku menjadi sehat. Sejak kecil aku sering melakukan olahraga.
Aku bertemu dengan Dian lagi, ketika aku melakukan lari pagi, saat itu ia sedang bermain air di tepian pantai.

“Hi” sapaku sambil melambaikan tangan.
Dia hanya tersenyum manis.
Kucoba kembali untuk berbicara dengannya, dan mendekatinya namun aku hanya duduk di tepian pantai tepatnya di atas sebuah perahu nelayan yang tidak digunakan. Lalu aku kasi dia isyarat tangan agar dia dekat denganku. Lalu dia mendekatiku dan duduk di sampingku
“Ehm, teman-temanmu mana, kamu cewek yang semalam itu kan”
“Iya, kamu cowok yang semalam itu kan” sahutnya
“Kamu belum jawab pertanyaanku”

“Pertanyaan yang mana” Jawabanya dengan nada yang sedikit menggoda
“Teman-temanmu, apa kamu gak tersesat”
“Aku tinggal disini kok, tu diatas rumahku, gak jauh kok dari sini”
“Oh Ya” jawabku dengan mengangguk
“Kamu sendiri gimana”
“Aku, tinggal di kota, aku seorang penulis novel, Tau Novel gak”
“Ehm Novel Bukannya abis agustus itu Novel”
Aku hanya tersenyum
“Itu November kaleeee, Kamu udah makan belum, kalo belum yuk kita ke penginapanku”
“Belum, yuk”

Kami kembali kepenginapan, lalu aku pesan dua porsi nasi goreng di temani dua gelas es kelapa muda.
Tiba-tiba sang pelayan bertanya kepadaku
“Maaf mas, pesan dua nasi goreng dua porsi satunya lagi punya siapa mas ?” Tanyanya
“Ehm, buat teman saya”

“Maaf mas, Dari tadi saya tidak melihat siapa selain mas sendiri”
“Aneh” Aku mengerenyitkan dahi, Dian menghilang dari pandanganku,
“Ah, Mungkin dia sedang ke wc” pikirku
“Ehm, gak apa pesan dua porsi aja”
Pelayan lalu pergi berlalu meninggalkanku

Tak Lama kemudian aku melihat Dian pergi mendekatiku, lalu duduk didepanku
“Ehm, habis dari WC ya”
Dian hanya mengangguk
“Ya Ampun” Aku sambil tertawa


------oooOOOooo-----


Tak terasa telah seminggu lamanya aku berada di pantai ini. Dan selama itu pulalah aku mengenalnya, secara tanpa kusadari mungkin aku jatuh cinta dengannya.
Suatu hari aku bertanya kepadanya
“Dian aku udah seminggu lamanya mengenalmu, aku boleh tahu gak rumahmu dimana, letak rumahmu dimana”
“Rumahku diatas bumi dibawah langit” jawabnya


“Dian, aku serius aku ingin mengenal keluargamu, jujur aku sepertinya mencintaimu”
“Maaf, Bo aku tak bisa memberitahumu sekarang, dan janganlah kamu mengenal keluargamu, sebab”
“Sebab apa, kamu dijodohkan” tanyaku
“Iya, seperti itulah” Kelihatannya dia amat sedih
“Dian, takkan ada yang mampu menandingi kekuatan cinta yang telah aku berikan kepadamu, pernahkah kamu lihat Ombak menerjang batu karang yang besar, sebesar itulah cintaku kepadamu”
“Bukan seperti itu Bo” jawabnya singkat
 
Lalu dia berlalu meninggalkanku
“Ya Tuhan, apa salah ucapanku tadi” kataku dalam hati


------oooOOOooo-----


Sejak saat itulah sepertinya aku tak lagi melihatnya. Hatiku terasa sakit mengenang segala kenangan indahku dengannya. Setiap hari aku hanya duduk di pinggiran pantai. Seperti orang yang kelihatan bodoh.
Hingga pada suatu hari ketika aku duduk di pinggiran pantai, datanglah seorang orang yang telah tua. Dan entah darimana datangnya dia datang kepadaku
“Anak muda” katanya sambil menepuk bahuku
“Maaf, Bapak siapa” tanyaku
 
“Saya adalah dukun di pantai ini kenalkan nama saya Paijo”
“Lantas hubungan dengan saya apa pak” tanyaku
“Anak muda, saya tahu kamu mencintai kuntilanak”
“Orang Tua Gila, Kau pikir aku sudah gila apa mencintai makhluk halus seperti itu” pikirku
“Saya tahu kamu hendak mengatakan saya gila”
“Hebat benar” begitu pikirku
“Saya tidak begitu hebat, saya hanyalah manusia biasa”
“Siapa dukun ini mengapa dia tahu apa yang hendak aku bicarakan” kataku dalam hati
“Sudah saya bilang saya hanyalah seorang dukun”
“Lantas, maksud bapak apa” Tanyaku

“Anak muda, wanita yang kamu cintai itu adalah Kuntilanak, Dian itu bukan manusia, kamu pernah menanyakan keluarganya bukan, hal itu membuat dia sedih. Dia sebenarnya mencintai kamu, dan dia ingin memiliki teman manusia, namun hal itu tidak mungkin”
Aku hanya mengangguk, sedih hatiku mendengarnya

“Sekarang kalau kamu ingin menangis, menangislah sepuas hatimu, sebab mungkin setelah ini kamu takkan lagi menemuinya”
Tak terasa air mataku keluar dari pelupuk kelopak mataku
“Tiga tahun yang lalu, di pantai ini terdapat mayat wanita yang tewas karena di perkosa oleh pacarnya. Wanita itu bernama Dian, Lima hari setelah kematiannya dian bangkit dan menjadi kuntilanak, lantas dia membunuh pacarnya dengan cara menakutinya, namun dia tak tahu cara pulang ke alam kubur, meskipun tulangnya telah di kuburkan dengan tenang”
Aku mendengarkan dengan seksama

“Mengapa bisa begitu pak” tanyaku sambil menyeka air mata
“Karena dia tengah dalam keadaan hamil, dalam bahasa kami disebut dengan Puntianak atau Buntinganak. Itulah istilah kuntilanak pertama kali diucapkan, dan arwahnya takkan pernah tenang”
“Apakah dia bisa kembali menjadi manusia” Tanyaku
“Bisa, tapi apakah kau mencintainya dengan tulus”
“Iya”

“Sebab dia telah dijodohkan dengan Gromo sesosok Genderuwo penunggu pantai ini. Dia tidak mencintai Gromo, Namun Gromo amat mencintainya, Gromo itu adalah makhluk jahat dan buas, Aku sarankan kamu anak muda berhati-hatilah dengan Gromo selama kamu di hutan ini.”

------oooOOOooo-----

Bagaimana kelanjutan hubungan Dian dan Bobo, Berhasilkah sosok kuntilanak mencintai manusia ? Lalu apakah Bobo memilih untuk mencintai manusia, dan tetap setia kepada Dian ? Bagaimana perasaan Dian ketika Bobo mengetahui siapa jati dirinya ?

Ce

Cerpen Remaja Sedih : Menertawakan Derita

Menertawakan Derita cerita ini berisikan sebuah masalah yang dihadapai dengan kepala  dingin sehingga ia menertawakan derita nya, aneh bukan? silakan dibaca dech ^_^

Dalam guyuran hujan itu dua insan menerjang berarah mengukir cerita untuk sebuah keindahan kelak.Menahan rasa sakit sang wanita tetap menemani setia di setiap jalannya mereka berdua.Duduk beriring meneduh di sudut kota itu,berpikir sesuatu sang pria berusaha membagi kesakitan itu dengan dirinya.”Pakai ini agar kau tak menggigil seperti itu..”tegas dia katakan.”Tapi kamu...??ini sudah satu satunya penghangat di tubuhmu yan.”bujuk sang wanita.Karena lama tertahan oleh hujan,mereka akhirnya memilih pulang menembus rintik air yang tak kunjung reda sejak senja datang.

  Keesokan harinya,Kian menoleh ke wajah kecil yang tertata indah di dinding kamar,membangunkannya.”ayook bangunn udah siang!!!”sapa Kian.Ini adalah hal kecil yang selalu mereka lakukan,walaupun tak langsung bertatap muka tapi sapaan pagi itu cukup menyejukkan kala dunia mulai beranjak berjalan.

Cepat cepat ia bergegas,karena pagi buta itu Kian harus sudah terjaga,teringat bahwa dia harus segera mengantar seseorang untuk mendapat keadaan tubuh yang lebih baik."Segalanya nya akan baik baik saja,tak usah kau khawatirkan dengan detik yang belum kau jalani Kara"::terang pria itu menyakinkan.Hanya bisa tersenyum yakin,sang wanita ambil langkah menuju seorang berkaca mata dan berseragam putih.

Tak lama berselang wajah lugu itu keluar dari ruangan tersebut mengagetkan Kian yang menunggu.”kok cepet,ga di apa apain kan sama dokternya??”gurau Kian menghibur.”apaan sihh,emang mau di apain,ya diperiksa doang yan”Kara menjawab dengan gembira.Hari itu pertama kali Kara memeriksakan keadaan tubuhnya dan dia seperti sangat gembira bukan karena tak harus menelan pil yang tak ia sukai atau pun di suntik dengan jarum yang terlalu besar menurutnya,namun karena kini ia merasa tak sendiri lagi dengan keadaan beban itu,ada seseorang yang akan selalu setia ia bagi bersama beban itu,membuat nya bisa menertawakan derita itu dan menghibur nya sepanjang malam.Sungguh ini benar,bukan seperti mimpi indah yang hilang ketika bangun di pagi hari.




Hingga suatu hari,mulai dari tempatnya berpijak langkah letih Kara terus berjalan membawa kotak berisi sesuatu seperti anak ayam mencari induknya.Dan langkah nya terhenti ketika sampai di depan gerobak kecil dalam pasar mewah tempat Kian bekerja.Yaahh,,Kara saat itu tau,Kian tak sempat membawa perbekalan apapun untuk dimakan nantinya.Terkaget Kian menyapa Kara yang terus memandanginya”heiii,,,ngapain??”tanya Kian.”Ini aku bawain makanan buat kamu yan,aku tau kamu lagi kelaperan kayak anak kucing kann^^,,ampek cungkring gini”goda Kara.”beehh..aku cungkring mah udah dari sono nya Kara,tapi bentar,,ini bukan mie lagi kan,bisa kriting ini perut kalo makan mie terus.^^”

***

Hari hari mereka berdua di habiskan untuk semua kenangan terindah bahkan untuk hal sederhana.Karena bagi mereka berdua tak perlu mewah untuk merasa bahagia,tak perlu terbawa kesedihan saat duka itu ada,dan tak perlu beralasan untuk sebuah keindahan.Keyakinan bersama itu mereka tumbuhkan meski dalam keakrabab yang terjadi begitu singkat.Bukan sekedar keakraban yang lama terjalin atau pendekatan yang tekun,namun semua tentang keselarasan dua hati.Sedikit menyontek kata kata dari seorang filosofi yunani.

Ini bukan tentang keadaan fisik lagi tapi murni tentang perasaan hati.Bukan hal yang sudah di lakukan dan terus dilupakan tapi pengingat sejati tentang sebuah kenangan dunia,bukan tentang keabadian sesaat tapi hanya pertemuan yang singkat.Menyadari akan hal itu Kara dan Kian selalu memandang setiap detik yang mereka lalui sebagai kesempatan yang ada,dari pada terus memikirkan hal yang mereka berdua tak kehendaki.

***

Lalu tiba – tiba praaakkkkk !!….Kian terjatuh membentur sebuah badan meja yang kuat menopang barang,bukan karena tak menjaga mata waktu berjalan atau di alihkan sesuatu.Itu karena raga Kian sudah terlalu lama menahan sebuah *kesakitan itu,*kesakitan dalam itu.Hal yang selalu tak ia perlihatkan dengan setiap tawa dalam hari nya. Pelipis nya terus mengucur darah segar seperti sungai dalam jalur menuju laut lepas.Mendengar keadaan tersebut Kara berlari mendekat dengan keadaan tubuh yang sudah lebih membaik dari hari lalu.Keadaan yang sangat berbalik dengan Kian yang sudah berada dalam saat saat tak sadarkan diri itu.

Tak kalah hebat air mata pun ikut menetes terus tak henti hentinya dari wajah wanita lugu itu menangisi keadaan Kian sekarang.Sungguh tak terbayangkan,orang yang selalu mendukung nya dari beban itu,mengeratkan genggaman saat rapuh,membuat derita nya menjadi canda tawa bahagia,ternyata menopang beban jauh begitu berat tentang sebuah *kesakitan dalam itu.

Sampai petang menjelang,meski untuk bernafas saja sulit,sang wanita tetap tersenyum lirih sembari membuka lembar demi lembar goresan pena dari seorang yang ia cintai.Hal yang setiap malam dikerjakan oleh Kian untuk mengistimewakan Kara dengan goresannya tersebut.Mereka saling membagi beban beban dan tawa itu.Layaknya orang yang baru saja berkenalan di kesejukan malam.Bukan senyuman palsu  yang ia keluarkan,namun sungguh sangat bersyukur dapat di  pertemukan dengan seseorang yang mampu menjadi teman dalam hidupnya membuat segalanya terlihat mudah bersamanya dengan keadaan yang singkat ini.

***
Dan waktu terus berayun memutar,hidup pun seperti tiada henti untuk berubah.Keadaan buruk sedikit demi sedikit mulai membaik.Mereka tetap dalam satu genggaman melaju penuh keyakinan meski kadang tak terlihat sempurna di dalam diri mereka. Karena ada senyuman dalam tiap derita,ada kebahagiaan dalam sebuah kesederhanaan meski pun kadang kita harus juga menertawakan derita.

*Kesakitan itu sesuatu yang tak akan mereka bagi karena itu tak seburuk seperti apa yang di bayangkan.Karena mimpi mimpi itu masih tersimpan sangat rapat dan untuk di wujudkan.Tersenyum dalam setiap derita itu.

Cerpen Tentang Cinta Bertepuk Sebelah Tangan - Pliis... berubah buat gue

Cewek imut menggemaskan dan menjadi idaman para cowok di kampus itu, biasa di panggil ayu. Sedangkan cowok cakep dan berbadan atletis yang menjadi dambaan cewek-cewek, biasa di panggil dion. Ayu dan dion adalah sepasang kekasih yang kurang lebih 5 bulan berjalan. Jarang ada masalah yang muncul antara mereka, kecuali dari cewek-cewek dan cowok-cowok yang menyukai keduanya. Memang berat, ditambah ayu yang berpenampilan tomboy dan sangat menyukai sepak bola, sampek2 dia mengikuti kegiatan itu di kampusnya dengan dion.


Seperti biasa kampus ayu berlawanan dengan kampus lain untuk uji kepandaian bermain sepak bola, dan kebetulan kampus ayu mengirim 1 tim dan ada perempuannya yaitu ayu sebagai pemain cadangan. 1 babak sudah berlangsung dengan skor 0 0, akhirnya ayu di masukkan untuk mengganti pemain yang sedang cidera. Pemain kampus lain itu pun tercengang kaget tak percaya melihat pemain cadangan itu ternyata cewek cantik dan imut itu. Babak ke 2 dimulai, ayu berkonsentrasi saat bermain sepak bola itu, bahkan dia merencanakan sesuatu yang termasuk jitu itu dengan dion, kekasihnya. Waktu berjalan dan ayu memerintahkan dion untuk melaksanakan idenya tadi dengan mata isyarat, rencana itu diselesaikan dengan agak ragu tetapi pasti, dan tak di sangka pula berhasil ayu mencetak gol. Dengan sangat bahagia dan tak sadar pula ia memeluk dion.


“ye… berhasil dion, taktik kita jitu”
Dion yang dipeluk pun hanya diam dan tersenyum senang, dan siapa yang menyangka pula dion tiba-tiba memegang kepala ayu dan mengecup bibir ayu lumayan lama. Ayu melepas dengan paksa dan menampakkan muka merah tanda dia tak menyangka.
PLLLAAKKKK…!!!! (ayu menampar dion)


“anjing lo ion, gw gak suka sama cara lo, kita pertahanin kampus, bukan gitu caranya” selesai berkata seperti itu, ayu segera pergi dari arena dan menuju mobil hendak pulang..
Ayu mengemudi mobil itu dengan kencangnya, di dalam fikirannya adalah malu, dan gak nyangka, dion yang ia kenal sangatlah sopan dan menjaganya saat di publik. Sekarang, dion itu telah berubah menjadi dion yang sangat ambisius dan agresif. Ayu membiarkan handphonenya bordering beberapa kali, ‘mungkin dion yang dari tadi menelepon, biarin lah lagi bt gw’ pikirnya. Mungkin ada 20 an panggilan tak terjawab dan sekitar 15 sms masuk yang intinya sama.


“ayu sayang, jangan marah ya, maafin aku. Aku janji gak akan ulangin lagi, pliiss.. aku cinta sama kamu yu, kamu jangan git ya.. kamu dimana sekarang, jangan ngebut2 mengendarai mobilnya, aku khawatir sama kamu sayang” itu bunyi sms dari dion, yang memang dion sudah tahu kebiasaan ayu kalau lagi marah2 pasti mengendarai mobilnya kelewat batas.


“gw ada di t4 yg tenang. Gw kcewa sama lo ion, gak nyangka gw”
Dion membaca sms itu dan segera menuju t4 itu, dion sudah tahu tempat yang ayu maksud, karena ayu sering ke tempat itu untuk menenangkan dirinya, kali ini dion benar-benar menyesal. Dia tak tahu kalau akhirnya akan seperti ini. Ayu mengetahui kedatangan dion, mungkin ayu sedang enggan bertemu seseorang jadi ia terpaksa pergi dari situ dan mencari kakaknya yang biasanya siang-siang begini di sebuah restaurant, benar saja firasat ayu, ia berbicara panjang lebar tentang dion kepada kakak laki-lakinya itu.


“gw gak suka cara dia kayak gini kak, lebih baik gw cari lagi aja” ketus ayu pedas yang memang ayu kalau sudah marah susah sembuhnya.
“tapi kakak tw klok lu masih sayang bahkan sayang banget sama dion, gak bisa lu pungkiri lagi yu,, ya udah lu lakuin aja apa yang terbaik buat lu dan dion, jgn tergesa-gesa ambil kesimpulannya. Kakak mau balik kekantor”


“gak asyik lu kak, gw lg bt gini lu malah pergi, ya udah sana. Gw mw pergi mungkin jg lama, n jgn cari gw, gw jamin baik-baik ajaa” ayu pergi, dalam fikiran dia ingin pergi sejauh mungkin untuk hal yang menurut dion hanya sepele, tapi itu menurut ayu sangat mempermalukan dirinya, atau mngkin ayu pergi dan tak kembali ke rumahnya. Ia ingin menenangkan dirinya untuk sementara waktu atau bahkan lama.

***


2 tahun berlalu begitu singkat rupanya, ayu berniat kembali ke rumah asalnya bersama kakak tersayangnya, dan yang pasti kembali untuk kekaasihnya, penampilan ayu pun berubah 100%, dari yang tomboy menjadi feminism, bahkan sangat feminism, dari jalan bahkan dari berperilaku sangat berbeda dari yang dulu, rupanya dia telah banyak belajar selama 2 tahun itu, ia pertama kali ke kampus hanya untu menemui dion. Ayu sudah membayangkan, pasti dion senang dia kembali lagi, dan bakal seperti dulu lagi.


Kampus ada didepan mata, tapi siapa yang menyangka saat ayu ingin menyapa dion, ternyata disebelah dion ada cewek bahkan sedang menggandeng tangan dion.
“ini siapa ion..?”
“oh, ini… anu yu.. cewek baru gw”
Duarrrrrr!!!!!!!
Semua berjalan tidak sesuai dengan apa yang dibayangkan ayu,, ternyata cinta yang selama ini ayu jaga tak ada hasil yang menggembirakan.
“tega lo ion, gw dah jaga cinta ini, gw dah rela berubah bwt gw, gw pergi dan menghindar dari lo, bukan berarti gw balikin cinta ini, gw pengen lo berubah. Tapi mana buktinya, lo emang bener-bener tega ion.. TEGAAA…!!!!!”


“maafin gw yu, gw pikir sia-sia gw nyimpan rasa cinta gw ke lu”
Dalam cekcok yang bisa dikatakan mengharukan, cewek disebelah dion pun buka mulut juga.
“maksud kalian apa, siapa cewek itu ion..???”
Dion yang ditanya begitu pun jadi tambah bingung, ia hanya bisa diam tertunduk, mungkin cewek itu mengerti kalau ternyata dia telah mengganggu hubungan orang lain, tanpa banyak kata, cewek itu pergi dari hadapan dion dan ayu.


Sementara itu, ayu mendekati dion, dan menggenggam jemari dion.
“ion, gw sayang sama lo, gw berharap lo mw brubah buat gw..?”
“asal lo mw nunggu gw bakal siram cinta gw sendiri buat lo yu”
“makasih ion”

TAMAT…..

Cerpen Cinta Pertama : First Love

Aku mengenalnya semenjak aku berusia 14 tahun, dan semenjak itu aku merasa aneh.
Entah apa yang aku rasa saat itu, aku tak mengerti apa yang sedang terjadi kala itu, aku seperti orang yang tak tentu arah.

Saat aku sadari ternyata aku mulai jatuh cinta, ya aku jatuh cinta untuk yang pertama kali
Namun aku tak mampu melakukan apa yang ingin aku lakukan.
Aku hanya mengaguminya dari kejauhan, aku hanya mampu melihat senyumnya dari sini dari tempatku duduk kala itu.
Aku melihatnya tertawa dan melihat bermain bola di  lapangan itu.
Aku sungguh jatuh cinta, ini cinta pertama ku..
Laki laki yang aku pandang terlihat  tampan dengan gayanya yg khas dan aku suka itu..
Matanya sangat indah, rambutnya yang kriting menambah getaran dalam dada ini..

Huuuuh aku suka dia, benar-benar suka dia..
Rasa ini semakin hari semakin dalam.
Setiap hari yang aku ingin hanya memandang wajahnya.
Suatu hari aku melihat tatapan matanya, tatapan mata yang sangat sejuk.

Yang mampu membuat jantung ini berdegup lebih cepat.
Dan akhirnya aku mulai bisa dekat dgn dia, aku merasa sangat bahagia.
Hingga suatu hari, apa yang aku takutkan terjadi, dia pergi..

Pergi tanpa pesan terakhir.
Kini, hanya ada aku dan kenangan itu..
Aku hanya mampu mengingatnya, mengingat semua senyumnya dan tatapan indah itu.
Aku berjalan gontai sambil meneteskan air mata , air mata kehilangan.
Dia, takkan pernah tau betapa sakitnya aku saat itu, saat dia pergi dariku.
Aku tak mampu berkata apapun, aku hanya menangis dalam diam, menyesali semuanya..
Aku mencoba tegar, aku mencoba terus untuk menutup luka ini, luka yang kau beri.
Aku mencoba bahagia dgn apa yg aku milikki saat itu..
Aku mencoba bertahan dgn senyumanku.
Yaa tuhan, jaga dia selama dia jauh dari sisiku.

Di dalam penantianku, ada seorang pria datang dgn membawa sejuta cinta
Aku masih ingin diam, dan diam menunggu cintaku kembali dalam pelukku.
Namun kehadirannya membuat aku  tertawa seperti dulu, tetapi sungguh dalam hati ini masih ada nama cinta pertamaku.
Aku hanya mampu tertawa sesaat saja, setelah itu kembali menangis dalam diamku, dalam penantianku.

Untuk sementara waktu, sakitku terobati oleh kehadirannya di dalam sepiku.
Namun hanya sementara dan setelah itu kami berpisah..
Tahun pun telah berganti namun cintaku tak pernah kembali..
Aku tetap menunggu, menunggu dalam ketidakpastian ini..

Sampai suatu hari, aku tau dia sudah tak sendiri lagi, dia mempunyai seorang kekasih..
Aku hancuuuur saat itu..
Aku harus melihat cinta pertamaku bersama wanitanya itu.
Aku menangis sejadi jadinya :’(
Aku terus menangis dalam diamku, aku tak mampu lagi tersenyum saat itu..

Rasanya hatiku sangat sakit saat itu, hatiku ada 1 dan akhirnya hancur berkeping-keping.
Tuhan, mengapa ini terjadi padaku??
Aku menutupi rapuhnya hatiku dgn caraku sendiri.
Dan aku mencoba berpaling tapi selalu saja gagal.

Akhirnya aku menemukan seorang pria, yang sangat aku harapkan bisa menggantikan  dia.
Namun ternyata aku salah, semua yg aku usahakan gagal..
Entah apa yg aku rasakan saat itu, aku galau..
Aku kecewa..
Aku harus rela DIA bersama wanitanya…
Namun aku tak sekuat yang aku kira, aku berharap aku mampu namun ternyata aku tak
mampu.
Aku terlalu rapuh untuk itu..
Namun aku tak putus asa, aku terus menunggunya dan aku hanya menangis dalam diamku.
Aku berdoa, suatu hari nanti DIA bisa mengerti rasaku ini J
Setelah tahun berganti..

Tuhan mendengar doaku, aku kembali bisa dekat dengan cinta pertamaku itu.
Ahhh, senangnya aku ini :D
Lama-kelamaan aku semakin dekat dengan dia..
Dan sekarang dia bukan lagi bayangan, tapi dia adalah KENYATAAN.
Perjuanganku selama 4tahun ini TIDAK sia2, terima kasih Tuhan :*
I will be love you, until the end of time my Boy J

for Claudya



Namanya claudya, dia cantik periang pokoknya bisa membuat aku nyaman deh. sekilas menatap nya bisa membuat aku senang . awal kita bertemu pada saat  aku menjadi pagar bagus di sebuah pernikahan saudara  teman ku. pertama kali melihatnya aku langsung tertarik pada nya dan timbul kenginan untuk mengajak nya berkenalan pertama kali ngobrol dengannya aku merasa nyaman kami  pun bercada tawa., seiring bejalannya waktu muncul keinginan untuk mengajak nya pacaran karna aku sudah terlanjur cinta panya aku nggk tau kapan rasa cinta itu muncul walau pu kami belum lama kenal, aku pun mengatakan perasan  yang aku rasakan padanya,aku tak menyangka dia mau menerima aku menjadi pacarnya.  .tiga bulan kita pacaran sebelum dia memutuskan untuk putus,mungkin karna aku udah nggk perhatian makanya dia ambil keputusan untuk putus,setelah putus aku merasa sangat kehilangan,biasanya malam  hari kita telpon-telponan ngobro sampe larut malam sampe-sampe udh nggk tau mau ngmong apa,aku sangat suka mendengar nya tertawa walau pun kadang-kadang aku membuat dia marah, .sekarang aku udh nggk bisa mendengarnya tertawa ,sekarang aku hanya bisa memandangi foto-foto nya yang  tersimpan dalam laptop saja. aku punya keinginan agar suatu saat aku bisa mendengar nya tertawa lagi, ,aku berharap suatu saat dia akan kembali pada ku tapi  harapan  itu mungkin tidak ada lagi karana sekarang  sudah ada seseorang  yang  ia cintai. ,sampai saat ini aku belum bisa melupakannya karna aku masih mencintai nya tapi biarlah rasa ini aku pendam dalam hati saja, ,,,



Tips mendapat pasangan yang ideal:


-       Syarat utama cari pasangan yang sehat,supaya dia ngak akan ninggalin kamu seprti pasangan kamu sebelumnya,,

-       Cari pasangan yang ganteng/cantik,pintar dan lebih dari segala-galanya dari pasangan kamu sebelumnya (mungkin ini agak susah kali yaa !!)

-       Cari pasangan yang pinter nyanyi jadi  dia nggk akan me buat kamu malu kalau harus nyanyi dihadapan teman-teman kamu,,,

Cinta itu


Cinta itu buta makanya aku tak bsa melihat orang lain selain kamu,,,
Cinta itu buta kecuali ketika kamu menuntun ku dalam gelap
Cinta itu buta tuli bisu dan lumpuh sehingga aku membiarkannya membawa separuh jiwa ku pergi bersama mu,,